Sabtu, 29 Juni 2013


“Akan tetapi barang siapa mendengar perkataan-Ku,tetapi tidak melakukannya,ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah diatas tanah tanpa dasar.....” (Luk.6:49)
Tuhan sangat kecewa apabila anak-anakNya tak mau melakukan apa yang telah dikatakanNya. Tuhan Yesus bertanya : “Mengapa kamu berseru kepadaKu: Tuhan,Tuhan,padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan ?” (Luk.6:46). Kekristenan bukan sekedar berseru :”Tuhan,Tuhan”. Namun lebih dari pada itu,yaitu “Melakukan” perkataan Tuhan Yesus-Firman Allah. Orang yang melakukan firman Allah dikatakan seperti “Orang  itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya diatas batu”(Luk.6:48a).  Dan ada bangunan lain seperti kata Tuhan Yesus:”Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataanKu,tetapi tidak melakukannya,ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah diatas tanah tanpa dasar,” (Luk. 6:49a)
                Secara fisik dua bangunan itu diluar tampak sama,tak ada perbedaan. Perbedaan itu baru tampak ,apabila terjadi guncangan dari luar. Bangunan yang dasarnya (Pondasinya) kuat tidak akan goyah walaupun air bah dan banjir melandanya. Tapi bangunan yang dibangun diatas tanah tanpa dasar yang kuat,secapat angin badai,taufan dan air bah datang,secepat itu pula banguna itu akan runtuh berantakan.
                Kita saat ini sedang berlomba “membangun” rohani kita: membangun iman,kesetiaan,ketaatan dan sebagainya. Bangunan rohani ini harus berlandaskan Firman Allah yang didirikan atas dasar ”batu karang”  _ Yesus Kristus.(I Kor.10:3-4)
                Masing-masing bangunan “Rohani” yang kita bangun tampak sama indahnya,tiada perbedaan. Perbedaan itu baru tampak nyata ketika “air bah,taufan pencobaan” menyerang bangunan kita. Ketika pencobaan-pencobaan datang menyerang,apakah iman,kesetiaan dan ketaatan kita tidak goyah ? Dapatkah Kita  tetap bersyukur dan menguvap terima kasih kepada Bapa dan berkata :”Oh,betapa baiknya engkau Tuhan”? Dapatkah kita lari ke “Batu Karang – Yesus Kristus dan tidak ke ilah-ilah lain”?
                Dapatkah kita berkata “Ya Tuhan,bukit batuku,kubu pertahananku dan penyelamatku,Allahku,gunung batuku,tempat aku berlindung,perisaiku,tanduk keselamatanku,kota bentengku...Mazmur 18:3

“ Asal ada makanan dan pakaian,cukuplah”... (I Tim. 6:8)
Sifat manusia memang sulit bersyukur kepada Allah,dan manusia selalu merasa tidak puas. Bila saja mereka mau menengok ke bawah,dan melihat keadaan bangsa-bangsa di benua lain yang menderita kelaparan,sehingga tulang-tulang tubuhnya kelihatan jelas; dan anak-anak kecil,bayi-bayi,kurus sekali bagaikan tengkorak hidup,maka barulah mereka dapat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan akan keadaannya yang memang sudah cukup baik itu. Kalau saja ibu;menyusui di dada yang kurus kering yang tak mengeluarkan air susu lagi,mungkin mereka bisa mensyukuri keadaan mereka yang jauh lebih baik dari pada manusia-manusia yang sengsara itu.
                Oleh karena itu : “Ucapkanlah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita”. (Efesus.5:20). Kalau ada ucapan syukur dalam hati kita senantiasa,itu membuktikan bahwa kita tela puas dengan apa yang Tuhan karuniakan kepada kita. Orang selalu mengejar uang dan harta,akan mendapatkan kesusahan. Karena “mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan,ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan mencelakakan,yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.”. karena akar dari segala kejahatan ialah CINTA UANG. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka”. ( I Tim.6:9-10)
                Tidak ada salahnya kita mempunyai uang banyak,sebab tanpa uang manusia juga susah. Tapi maksud Tuhan ialah,janganlah mencintai uang lebih dari pada Tuhan. Karena jika cintanya pada uang lebih dari cintanya pada Tuhan,maka untuk memburu uang mereka tak segan-segan berbuat apa saja yang dilarang Tuhan. Dan Tuhan berkata :”Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu”. Karena Allah telah berfirman :”Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau”.(Ibrani 13:5)
                Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut”. (Ibrani 13:6)
Maka kita tak perlu memburu harta dan uang,tapi hidup berpadan saja.

Sebuah kapal pecah terdampar pada batu-batu karang di pantai Cornwall. Sekoci penyelamat yang dikirmkan tidak dapat menghampirinya,tetapi dari sebuah helikopter dilemparkan seutas tambang ke bawah,dan tiga orang dapat diselematkan. Orang yang keempat ragu-ragu. Ia masih ada satu kesempatang lagi.” Sekarang yang terakhir,karena tidak mungkin lagi!” seru regu penyelamat itu,selagi melemparkan tali. Tetapi orang tadi tidak dapt meraihnya,dan ombak berikutnya menyapu ke dalam lautan yang tengah bergelora.
Pintu yang terbuka
Ibu Purnomo kehilangan kunci rumahnya. Ia meminjam tiga kunci dari tetangganya tetapi tidak ada satupun dapat membuka pintu rumahnya. Ia sangat bingung,ia ingin masuk kerumahnya,namun tidak berdaya dan siap menyerah. Seorang tetangganya bertanya,”Apakah Ibu sudah mencoba grendelnya?”Belum,tetapi saya akan mencobanya sekarang.” Ia mencobanya,dan ternyata pintu itu memang tidak dikunci. Ia dapat masuk kerumahnya. Demekian pula gambaran orang-orang banyak yang terus mengetuk pintu,padahal mereka hanya perlu melangkah masuk saja(Yoh.10:19)
Tong-Tongnya Dikosongkan
Hari setelah Allah menyelamatkan James Gilchrist,pemilik Bar (Kedai Minuman)di kota Chapleton,James membawa ke ;uar semua tong yang berisi anggur dari kedainya ke jalan. Lalu isi ton-tong itu dibuangnya ke dalam selokan. Kemudian gudang tempat menyimpan minuman itu dijadikan tempat pertemuan penginjilan. Apabila Kristus masuk,si jahat harus keluar.
Saya Akan Membuktikannya
Seorang nelayan dari Findochty,yang telah bertobat melalui Khotbah James Turner,diserang oleh musuh yang meyebarkan kebimbangan terhadap firman Allah. Pada suatu malam,sambil berbaring dalam keadaan masih terjaga,jiwanya mengalami pergumulan berat dengan msush itu. Istrinya mendengar ia berkata keras-keras,”Allah mengatakan begitu dalam Yohanes 6:37.” Kemudian lanjutnya,”Saya akan membuktikannya,” dan sambil berkata demikian ia melompat ke lantai,lalu meyalakan sebatang lilin,membuka alkitab pada ayat tersebut,dan berkata “Lihatlah,dan jangan mengatakan apa-apa lagi”
Guci Kepunyaan nenek
Seorang wanita tua-yang menyimpan sebuah guci cokelat berisi wiski untuk dirinya sendiri dan keperluan tetangganya,bertobat. Ketika memasuki rumahnya,hal pertama yang dihadapinya ialah guci itu. Sambil memandangnya,ia berkata,”Hai,guci,saya dan engkau telah lama tinggal bersama,tetapi Kristus telah masuk kedalam hati saya,dan engkau harus keluar”. Ia melemparkan guci itu dari pintu ke dinding. Antara Kristus dan Belial tidak ada persamaan atau sangkut pautnya sama sekali(2 Kor.6:15)

Jumat, 21 Juni 2013


Seorang motivator berkata, “Salah satu tragedi besar di dalam hidup seseorang adalah ketika dia tidak mau memaksimalkan potensi yang ada di dalam dirinya.” Mengapa demikian? Sebab, itu artinya orang tersebut tidak bisa memanfaatkan sesuatu yang sudah ada di depan mata. Dia dianggap bukan saja bersalah kepada dirinya sendiri, tetapi juga kepada Tuhan yang telah memberikan potensi di dalam dirinya. Orang tersebut akan menjadi orang yang “ala kadarnya”. Jangan keliru, ini bukan masalah “tidak bisa mengucap syukur”, tetapi ini masalah “tidak mau menjadi seperti yang seharusnya ia bisa jadi”. Lambat laun orang yang demikian bisa “menyerah pada keadaan “atau”  menyerah kepada nasib”.
Apa itu potensi? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan potensi sebagai kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya.  Para ahli memberikan pengertian, yaitu kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik. Wikipedia Bahasa Indonesia memperjelas, potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Intinya, potensi adalah kemampuan tersembunyi yang bisa dikembangkan.
Tuhan Menciptakan Dengan Potensi
Tuhan menciptakan bumi dan manusia tidak “apa adanya” atau sekedar saja. Tuhan menciptakan semuanya dengan potensi yang besar untuk sebuah perkembangan.
1. Tanah dan Biji
Perhatikan Kej 1: 12!
Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”
Di ayat ini saja kita bisa melihat dua potensi yang tersembunyi. “Tanah itu menumbuhkan”, merupakan sebuah penegasan bahwa tanah itu memiliki potensi. Pernahkan anda berpikir tentang rumput yang tiba-tiba saja muncul di halaman anda? Atau bahkan berpikir tentang rumput atau tanaman yang tumbuh di tempat yang gersang? Kita tidak beripikir tentang tanah yang berpotensi menumbuhkan rumput, apalagi tanah itu gersang, sebab kita melihat tanah adalah sesuatu yang tidak menarik, tidak bergerak, seolah mati, dan yang tidak mampu “menggoda mata kita”. Kesan kita tentang tanah hanyalah kotor, tidak berguna. Padahal sebaliknya, ia mempunyai potensi yang luar biasa. Yang kedua yang kita lihat disini mengeai potensi dari “biji” Di KJV sebagian kalimatnya diterjemahkan “whose seed was in it self.” Artinya, biji mempunyai kemampuan untuk memultiplikasi diri sendiri. Di dalam dirinya ada potensi dasar untuk membentuk sebuah tanaman, baik itu akar, batang, maupun daun. Menurut para ahli, sebuah pohon yang tinggi dan baik, bisa menghasilkan biji atau benih hingga jutaan buah. Ini baru generasi pertama. Berapa jumlahnya pada generasi kedua, ketiga, dan seterusnya? Terlalu banyak untuk dihitung. Sungguh dahsyat potensi potensi multiplikasi sebuah benih!
Tetapi, perlu diperhatikan bahwa potensi itu tidak akan terlihat dan tidak akan dapat dirasakan kalau tidak ada sesuatu di luar dirinya yang turut mewujudkannya. Ada baiknya kita perhatikan Kej2: 5!
“belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu.”
Ayat ini menegaskan bahwa potensi bagi tanah untuk menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, tidak akan terjadi kalau tidak ada air. Jadi biji-bijian memerlukan factor luar seperti air agar dapat memultiplikasi dirinya sendiri. Manusia juga diperlukan peranannya, misalnya dengan mengerjakan tanah agar gembur, membuat pengarian, penyiangan, dll. Air dan manusia adalah alat bantu supaya tanah dan biji bisa mengembangkan potensinya.
Satu hal yang menarik di dalam hal penciptaaan tanah dan tentang biji yang berpotensi itu adala Tuhan melihat bahwa semuanya itu baik. “Baik” disini (Ibr,tov) juga bisa berarti menguntungkan. Itu berarti bahwa potensi tanah dan biji itu menguntungkan manusia.
 2. Manusia
 Akhir Oktober 2011, menurut perkiraan PBB, penduduk dunia menembus 7 miliar. Ini adalah peningkatan sebanyak dua miliar jiwa di dalam waktu kurang dari seperempat abad. Angka itu bakal terus meningkat dengan prediksi menjadi delapan miliar pada tahun 2025 dan 10 miliar sebelum akhir abad ini. Sadarkah kita, dari berapa orang semua  itu dimulai? Dari dua orang yang bernama Adam dan Hawa!
Suatu kali Tuhan berfirman, “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap dibumi.” Kalau kita renungkan, Tuhan waktu itu berfirman kepada Adam dan Hawa saja. Kalau kita yang berada di posisi Adam dan Hawa, mungkin saja kita akan bertanya, “Mana Mungkin?”Tetapi, Tuhan sangat tahu bagaimana manusia nantinya “bermultilikas” sehingga sanggup memenuhi bumi. Ada potensi itu untuk! Tetapi perhatikan, bahwa potensi manusia tidak hanya bertambah banyak memenuhi bumi. Pernyataan Tuhan “taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binantang yang merayap dibumi”, jelas menunjukkan potensi yang lain yang dimiliki manusia. Satu ayat fiman Tuhan yang seharusnya meyakinkan kita betapa besar potensi dalam diri manusia adalah Mzm 8:6, “Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.” “Hampir sama dengan Allah” berarti mempunyai kesanggupan yang luar biasa. Di dalam Kej 1:26 manusia disebut sebagai ciptaan yang segambar dan serupa dengan Allah. Makanya, Tuhan berfirman, “Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana..” (Kej 11: 6). Jadi potensi yang ada di dalam diri setiap orang itu sungguh besar dan akan berdampak besar bagi mereka yang mau mengembangkannya.  

Urgensi Mengembangkan Potensi Diri
Ada dua alasan mendasar mengapa kita harus mengembangkan potensi diri kita, yaitu:
1. Sebagai Tanda Ucapan Syukur
Mengucap Syukur tidak hanya sekedar ucapan bibir. Selain harus berasal dari hati yang tulus, mengucap syukur juga harus ditunjukkan di dalam perbuatan. “Ketika anak saya mengatakan terima kasih untuk mekanan yang saya bawa, maka saya menghendaki agar makanan itu dimakan, bukan didiamkan atau disia-siakan.”  Demikian gambarannya ketika kita mengucap syukur kepada Tuhan. Mengembangkan potensi berarti tidak menyia-yiakan pemberian atau kepercayaan yang diberikan Tuhan. Perumpamaan tentang talenta di Mat 25: 14-30 menjadi gambaran yang sangat jelas bahwa Tuhan ingin kita kita mengembangkan potensi diri. Potensi itu digambarkan dengan talenta. ada yang berpotensi lima. ada yang dua, dan ada yang satu. Disini Tuhan bukannya tidak adil, tetapi ini berdasarkan kesanggupan si penerima. Orang yang menerima lima talenta daalah orang yang bisa mengucap syukur karena dia mau mengembangkan potensi lima talenta itu. Demikian juga dengan orang yang menerima dua talenta. Upah bagi kedua orang yang bisa mengucap syukur itu adalah menerima kepercayaan untuk potensi yang lebih besar lagi dan menerima sukacita sejati. Sebaliknya, orang yang menerima satu talenta adalah orang yang tidak mau mengucap syukur  karena dia tidak mau mengembangkan potensi satu talenta itu. Upahnya adalah kehilangan potensi dan kesedihan yang mendalam.
2. Untuk sebuah kehidupan yang lebih maju
Tuhan tidak pernah melarang seseorang untuk maju. Kadangkala kita mempertentangkan antara keinginan untuk maju dengan mengucap syukur. Kita berpikir kalau seseorang ingin maju maka dia akan cenderung untuk tidak mengucap syukur. Lalu, kita akan memakai ayat 1 Tim 6:8, “Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Atau 1 Tes 5: 18 “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu..” Padahal tidak demikian! Kedua ayat itu harus dipahami dalam konteksnya, dimana ini menjadi peringatan supaya kita tidak terjebak di dalam keserakahan dan keluhan. Sebenarnya kita tidak perlu terlalu mempermasalahkan hal itu. Setiap orang dipersilahkan utnuk terus maju, mengejar impiannya. yang penting ada keseimbangan antara usaha untuk mendapatkan lebih dengan kemauan utnuk mengucap syukur. Di samping tentunya adalah maju dengan cara-cara yang berkenan kepada Tuhan.
Kesempatan yang diberikan Tuhan bagi manusia untuk bertambah maju terlihat dari diulanginya perintahNya kepada Nuh. Dikatakan di dalam Kej 9:1-3 “Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi. Akan takut dan akan gentar kepadamu segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.”
Cara Mengetahui Potensi Diri:
Menurut para ahli ada 6 hal yang harus kita perhatikan jika kita mau mengetahui potensi yang ada pada diri kita, yaitu:
1. Minat
KBBI mengartikan minat sebagai kecenderung hati yang tinggi terhadap sesuatu; gairah; keinginan. Pengertian minat menurut Tidjan adalah gejala psikologis yang menunjukkan pemusatan perhatian terhadap suatu objek sebab ada perasaan senang. Sedang menurut Drs. Dyimyati Mahmud, minat adalah sebagai sebab, yaitu kekuatan pendorong yang memaksa seseorang menaruh perhatian pada orang, situasi atau aktivitas tertentu dan bukan pada yang lain. Minat inilah yang membuat kita memilih untuk melakukan sesuatu hal yang sangat mungkin berkaitan dengan potensi kita.
2. Kemampuan
Yang dimaksud kemampuan di sini adalah dapat mempelajari dan mengerjakan dengan mudah sesuatu hal. Perlu ditanya kepada diri sendiri, apakah kita merasakan mengalami kemudahan dalam mempelajari dan mengerjakan sesuatu di atas rata-rata orang lain? Apakah kita mampu memperhitungkan sesuatu dengan lebih cepat dari kebanyakan orang? jika ya, mungkin itulah potensi kita.
3. Kenyamanan
Kenyamanan adalah ketika kita merasa cocok melakukan sesuatu hal. Kita tidak merasa terpaksa dan tertekan, Kenyamanan juga akan memunculkan rasa “betah” untuk terus-menerus mengerjakan sesuatu itu. Jika kita nyaman mengerjakan sesuatu, tentu saja yang positif, maka besar kemungkinan itulah potensi kita.
4. Keyakinan
Keyakinan disini tidak ada kaitannya dengan masalah religius. Keyakinan disini seperti arti pertama yang diberikan KBBI, yaitu kepercayaan dan sebagainya yang sungguh-sungguh; kepastian; ketentuan. Kita merasa pasti bahwa itulah potensi kita. Namun, kepastian ini memang harus dikonfirmasi dengan kelima “tanda” yang lainnya itu. Pasalnya, sering kali kita merasa yakin, tetapi sebenarnya itu emosi kita saja yang menggebu-gebu. Dengan konfirmasi yang lain, keyakinan kita bisa dipertanggungjawabkan.
5. Kepuasan
Kepuasan adalah perasaan jiwa dimana kita merasa kegembiraan dan ketenangan saat melakukan sesuatu hal. Kita tidak menjadi kecewa dan tidak menyesal Karena sudah melakukan suatu hal. Justru rasanya ingin terus mengulangnya.
6. Kata orang sekitar
Kita memerlukan peneguhan dari orang lain, terutama mereka yang berada di sekitar kita. Kita bisa mulai mendengar dari keluarga kita, tetangga kita atau teman-teman kita. Kita menunggu orang-orang disekitar kita itu berkata, “Pekerjaan ini memang cocok buat kamu,” “Kami puas kalau kamu yang mengerjakannya,” “kamu memang benar-benar tahu cara menyelesaikan pekerjaan itu”.
Dalam membentengi diri kita dari rayuan atau bujukan dari luar untuk tidak berkembang kita harus selalu mengingat dan memiliki akan pendapat seorang motivator yang mengatakan “ jangan cepat puas diri” mengapa demikian ? karena pada dasarnya hidup yang benar adalah tidak “diam di tempat” orang yang cepat puas diri akan berhenti “di situ”. Untuk terus berkembang, kita harus terus belajar, belajar dari lingkungan, belajar dari pengalaman, bahkan belajar dari kegagalan.
          Firman Tuhan-pun mengingatkan kita serta memberi jaminan untuk berkembang dan berbuah jika kita ada di dalam Tuhan dan tinggal di dalamNya. Sebagaimana Yesus katakan kepada murid-muridnya, Yoh.15:5 “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya, Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak berbuat apa-apa.” (bd. Yoh.15:16 ).
Sebagai orang percaya pada Tuhan Yesus Kristus, ini menjadi bagian/merupakan yang paling fundamental yang harus kita hidupi, juga menjadi pengakuan kita bahwa sumber KEMAJUAN dan PERKEMBANGAN kita adalah Tuhan, bukan kekutan atau kebolehan kita sendiri. sekalipun di minta untuk maju dan berkembang, tapi harus kita ingat akan fondasi atau tempat berpijak mencapai kemajuan itu adalah “ Maju bersama Tuhan, Berkembang di dalam Tuhan “ sehinga terwujudlah “ Berkat bagi Bangsa dan Negara  dan Kemuliaan bagi Tuhan .”
        Selamat Mengembangkan Potensi diri melalui pelayanan, Berkembang dengan memberikan buah, sebab buah adalah bukti bahwa kita memiliki Potensi.Tuhan Yesus Memberkati pembaca NARHASEM  dimanapun berada.
(Penulis adalah Pdt. Belhemrimen Sitompul, S.Th., tulisan ini dimuat dalam Buletin Narhasem Edisi Juli 2012)
Hampir semua orang mungkin sudah mengetahui atau pernah mendengar berita tentang gereja setan ini. Sejak tahun 1995an isu tentang masuknya gereja setan di Indonesia beredar kuat dan menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Bagi umat kristiani (termasuk saya) isu ini sangat meresahkan, karena munculnya gereja setan di Indonesia menjadi sebuah ancaman.



Gereja setan (GS) diperkirakan masuk di Indonesia pada tahun 1990an dan mulai terdengar di masyarakat pada tahun 1995an. Menurut pengakuan orang2 yang pernah ikut dan sudah terlepas dari ikatan GS ini, jemaat GS di Indonesia sudah mencapai ribuan orang dan bertempat di kota-kota besar seperti Jakarta, Manado, Semarang, Bandung, dll.


Untuk mempermudah, Gereja Setan akan saya sebut GS dan Satanic Church saya sebut SC. Sebelum berbicara lebih jauh tentang GS, saya akan membahas dimulai dari sejarah GS.

Sejarah Satanic Church

Gereja Setan pertama kali didirikan di San Fransisco, California, pada 30 April 1966 oleh Anton Szandor LaVey. Anton LaVey sendiri menjadi Pendeta Tinggi di gereja ini sampai kematiannya pada tahun 1997.

Cikal bakal GS sebenarnya berasal dari sebuah perkumpulan bernama "The Order of the Trapezoid"(anggota perkumpulan ini yang kemudian menjadi badan pengurus Gereja Setan) yang dibentuk pada tahun 1950an oleh Anton LaVey.

Anggota pertama pengurus satanic church ini adalah:
- Carin de Plessen (yang tumbuh di Istana Kerajaan Denmark)
- Dr. Cecil Nixon (ahli sulap, eksentris, and penemu automaton)
- sutradara Kenneth Anger, Asesor kota Russell Wolden
- Donald Werby
- antropolog Michael Harner
- penulis Shana Alexander, dan
- Anton Szandor LaVey (yang kemudian menjadi pendeta tinggi GS)

Pada tahun pertama pembentukannya, GS disebut-sebut dalam banyak berita dan merupakan topik artikel majalah dan surat kabar semasa tahun 1960-an dan 1970-an. Isu yang paling mencuri perhatian pada saat itu adalah upacara pernikahan Setan antara Judith Case dengan wartawan radikal John Raymond. Upacara pernikahan ini difoto oleh Joe Rosenthal, yang terkenal oleh fotonya Raising the Flag on Iwo Jima selama Perang Dunia II.

Dalam perkembangannya GS sempat dikenal dunia melalui media pada tahun 1980an. Bahkan pada tahun 1980-an dan 1990-an GS dan para anggotanya sangat aktif dalam memproduksi film-film, musik, dan majalah-majalah yang berhubungan dengan Setanisme.

Yang dimaksud dengan satanisme adalah segala hal yang berbau mistis dan memuja satan, seperti occultisme, pergaulan bebas, menyembah berhala, tindakan2 asusila, dll. Di Indonesia sendiri sebenarnya praktek satanisme sudah menjadi darah daging, karena dilakukan oleh leluhur kita. Praktek2 tersebut seperti perdukunan, santet, semua hal yang berbau mistis (Indonesia sendiri merupakan negara yang sangat kental dengan budaya2 mistis bahkan sampai sekarang). Walaupun praktek2 tersebut (misal perdukunan) dimaksudkan untuk niatan baik, namun tetap saja itu merupakan praktek dari satanisme.

Kembali ke GS, pada periode 1980-1990an GS berhasil menambah jumlah jemaat mereka, namun semakin lama keberadaan mereka semakin ditentang masyarakat. Karena itu mereka pindah ke California.

Menurut pengakuan jemaat GS yang berhasil diselamatkan, GS mempunyai 4 kelompok:

* The Mou Mou
* Children Of God
* Dragon Team
* Satan Web

Diketahui bahwa struktur organisasi gereja setan (GS) sangat rapi. Di tingkat teratas adalah lucifer si biang bala/raja yang harus disembah. Sedangkan di bawahnya adalah Prince of Michael. Kemudian di bawah Prince of Michael terdapat empat kelompok tersebut.

Dragon Team 

Dragon Team (Tim Naga) dipimpin oleh seorang bernama ryan, asal kota Pittsburg, AS. Tim ini beranggotakan 12 orang dan termasuk Tim Elit GS. Tidak sembarang orang bisa masuk dragon team. Menyusul dragon team, diabwahnya terdapat 'The Mou-Mou' dan 'Satan Web (Jaringan Setan)' serta 'Children of God'.

Masing-masing kelompok ini beranggotakan 250 anggota. Setiap anggota baru langsung terdaftar dan namanya dibukukan dengan rapi. Yang menjadi anggota bukan sembarangan orang. Mereka adalah orang2 pilihan dari segi mental maupun intelektual. Sasaran utama mereka ialah ABG (pemuda/pemudi) yang kemudian diperalat sebagai ujung tombak gerakan mereka.

Children of God (COG)

Dari keempat Tim di atas, kelompok Children of God (COG) adalah yang paling terkenal dan pernah membuat heboh umat Kristiani di Indonesia. Sekitar tahun 1990an COG masuk ke Indonesia. Pengajarannya menjurus keajaran asusila sehingga dikecam bahkan dikutuk pemuka Agama.

Akibatnya Jaksa Agung pernah melarang barang2 cetakan COG. Bahkan Dirjen Bimas Protestan menghimbau pimpinan gereja agar meningkatkan pembinaan warga jemaatnya melalui surat edaran tanggal 13 Maret 1984 no. F/26/930/84.

Pendiri COG adalah David Brant Berg di Melrose, Oakland, California. Karena ajaran2nya menjurus dan berbau asusila (seks), maka ajarannya cepat menarik para remaja serta anak muda di Indonesia. Dalam waktu yang relatif singkat anggota mereka bertambah banyak. Di Jakarta saja katanya sudah mencapai 5000 orang. Bahkan kota Purwokerto dipastikan terdapat 200 anggota COG.

COG cepat merebak di Indonesia karena kegiatannya meliputi banyak bidang. Antara lain: Bidang Literatur, Musik, Drama, Audio Visual, Kursus Bahasa, dll. Salah satu doktrin/ajaran sesat mereka ialah bahwa Yesus adalah hasil hubungan intim antara Allah dan Maria. (yang ini menurut saya sangat melecehkan ALKITAB, doktrin ini juga dimunculkan pada film "The Davinci Code" yang mengatakan ada holy bloodline/garis keturunan asli Yesus dengan Maria)

Struktur organisasi

- Pimpinan tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja \iblis.
- Tingkat kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu \Sister of The Light.
- Yang terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat \termasuk menguras energi urapan para hamba Tuhan.

Semua kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.

Simbol-Simbol

Seperti yang banyak telah dikenal dunia, GS memiliki berbagai simbol-simbol yang berbau mistis dan melambangkan satan. Saya hanya membahas beberapa simbol yang paling sering ditemukan di GS saja.

666

666 memang selama ini selalu dikaitkan sebagai angka setan/lambang setan. Ternyata tidak salah, angka 666 memang terukir ditangan kanan dan kiri para jemaat GS.

Didalam Alkitab juga ada tertulis yang menyebutkan bilangan satan(666), kalau anda ingin lihat bukalah Wahyu 13: 15-18 dan Wahyu 14: 9-11. Disitu tertulis bagaimana hukuman yang akan diterima bagi orang2 yang telah menerima bilangan tersebut pada tubuhnya.

Yang pasti Jika anda menerima tanda 666 pada dahi dan tangan, atau bagian tubuh manapun, anda selesai! TIDAK dapat diselamatkan!. Anda telah diresmikan pada satan itu.





Gambar bintang dengan 6 sudut ini merupakan salah satu lambang yang sering muncul dalam proses occultism (sihir). Biasanya lambang ini digambarkan beserta gambar kepala kambing/tanduk kambing, yang melambangkan baphomet (satan).

Salib Terbalik

Salah satu simbol paling kontroversi adalah simbol salib terbalik ini. Simbol ini selalu ada disetiap satanic church. Simbol ini melambangkan pernyataan perang dengan Alkitab (umat kristiani). Karena simbol ini melecehkan ajaran dan kenyataan2 yang tertulis di Alkitab.

Simbol ini juga sebagai lambang bahwa fakta2 yang dianut GS merupakan kebalikan dari fakta2/ajaran yang dianut umat kristiani.






Kegiatan

Seorang mantan jemaat GS bersaksi dan bercerita bagaimana proses kegiatan dan penyembahan mereka.

Praise & Worship : tapi lagu2nya yang lagi disenengin anak muda, dan biasanya yang beraliran heavy metal/rock, termasuk juga lagunya Santana (Maria), Janet & Michael Jackson (scream), John Lennon (Imagine) atau lagunya Bon Jovi, terus Black Sabbath, dan aliran heavy metal lainnya.

Pembacaan firman : bukan pake bible yang biasa tetapi Satanic Bible, yang isinya memutarbalikkan semua isi alkitab menurut versi mereka.

Perjamuan kudus : mereka makan organ tubuh bayi (hasil aborsi) dan minum darah bayi 4. Perjamuan kasih : mereka boleh melakukan seks bebas dengan orang-orang yang hadir di situ, dan juga narkoba dibagikan secara free.

Pengakuan


Menurut isu yang beredar, di Indonesia pusat penyebaran ajaran GS terdapat di Sulawesi, tepatnya di Manado. Tahun 1999, di Manado, 2 orang yang dikatakan "bekas" pengikut ajaran GS berhasil diselamatkan. Kedua orang ini kemudian bersaksi tentang apa saja yang telah mereka alami dan mereka ketahui tentang GS. Rina dan Laura merupakan dua dari sembilan pengikut Gereja Setan yang berhasil dibebaskan dari kuasa setan yang selama ini menguasai hidupnya. Dibebaskannya Rina dan Laura dari pengaruh kuasa gelap, seakan membuka mata para hamba Tuhan di bumi Minahasa khususnya dan umat Kristiani pada umumnya bahwa ancaman pihak gereja setan bukan sekedar isapan jempol.

"Saya dinobatkan menjadi istri lucifer, di tahun 1996 lewat suatu upacara perkawinan" aku (Rina) tanpa ragu-ragu mengungkapkan. Selanjutnya iapun mengaku bahwa sebagai pasangan suami istri lucifer, mereka sudah melakukan hubungan intim sebagaimana layaknya. "Saya belum memeriksa apakah saya masih gadis. Saya tak berpikir kesitu" lanjut Rina yang bernama lengkap Rina Harsum Tamanampo.

Sedangkan Laura Gansalangi, yang biasa dipanggil Laura, ia mengaku mendapat nama panggilan ACE yang jika dibaca menjadi ASE singkatan dari Anak Emas Setan. Menurut kedua gadis ini, kota Manado memang merupakan sasaran utama gereja setan.

"Untuk dapat melepaskan diri dari ikatan gereja setan sangatlah susah. Ikatan itu begitu kuat, kami seperti terhipnotis dan tidak bisa berpaling dari GS" ungkapnya. Kebetulan Laura, Rina, dan 7 orang lainnya berhasil dilepaskan setelah didoakan oleh Ev. Herman, Pdt. Niko Gara, bersama semua anggota jemaat.

Menurut kesaksian mereka berdua juga di Indonesia terdapat 3 tempat yang ditargetkan oleh GS menjadi pusat mereka, yaitu Manado, Bandung, dan Jakarta.

Mengapa di Manado??

Gereja setan tak hanya merasuk dan merusak orang Kristen di Manado, tetapi mereka juga merencanakan Manado sebagai pusat gereja setan nomor 2 di dunia setelah California di AS. Hal ini terbukti dari ucapan Prince of michael, bahwa separuh kota Manado sudah dikuasai oleh gereja setan.

Lalu, mengapa target mereka justru Manado, kota terbesar di kawasan utara Indonesia yang justru merupakan benteng imat Kristiani yang tangguh? Di Manado, banyak hamba Tuhan yang menentukan detak nadi aktivitas pelayanan di Indonesia. Kehidupan masyarakatnya dinilai sangat baik, kehidupan rohaninya kuat. Selain itu persekutuan yang sangat tangguh seperti seringnya diadakan KKR. Jadi, kalau Manado yang dinilai sebagai "jantungnya" orang Kristen, sudah hancur, maka dengan sendirinya seluruh kota lainnya di Indonesia akan mudah ditaklukan oleh gereja setan.

"Banyaknya pengikut Yesus Kristus di sini, juga merupakan dorongan kuat bagi gereja setan untuk menguasai Manado terlebih dulu…" kata Rina, ketika diwawancarai Tim 11 dari Manado Post. Rina, selanjutnya mengatakan untuk memecah belah umat Kristen, anggota gereja setan tidak segan2 masuk/menyelundup ke tempat2 ibadah. Hal ini yang sangat dimanfaatkan oleh anggota gereja setan untuk menyelusup dan menarik orang2 yang dinilai memiliki bobot tertentu.

Sebenarnya pertama kali menyelusup ke Indonesia lewat Kalimantan. Tetapi, belakangan mereka berubah pikiran karena prospek kota Manado "lebih cerah" untuk perkembangan gereja setan. Maka di tahun 1991 dimulai oleh sepasang suami istri, gereja setan dideklarasikan pendiriannya di gedung Joeang Manado pada tanggal 31 Oktober, bertepatan dengan acara Halloween.

Metode Mencari korban

Modus operandi mereka adalah tempat2 ramai seperti pertokoan, mall, atau tempat hiburan, bahkan gereja. Calon korban biasanya ditatap lurus2 matanya dan calon korban seakan terkena hipnotis. Cara lain ialah dengan berjabatan tangan, mereka memakai cincin Pentagram yang tajam, ketika berjabatan mereka akan berusaha membuat luka melalu cincin tersebut. Darah yang keluar luka akan dipakai untuk mengontrol calon korban dari jarak jauh (seperti santet).

Bagi yang sukses "mencari jiwa baru" biasanya akan memperoleh imbalan uang antara Rp.300 sampai Rp.500 ribu. Namun, seandainya ada tugas yang diberikan, gagal, maka ada sanksi berat yang dikenakan. Yakni hukuman mati!. "Biasanya imbalan korban perempuan lebih mahal dari korban laki2 karena kegadisan mereka bisa diserahkan untuk lucifer" ungkap Rina.

Berhati-hatilah ketika kita sedang berjalan atau berada dikeramaian. Mereka bisa saja ada disekitar kita.

Hari-Hari Raya

Sama seperti agama2 lain didunia, satanic church juga mempunyai hari2 raya tersendiri.

Halloween

Setiap tanggal 31 Oktober, mereka merayakan hari raya. Pada hari itu mereka akan melakukan perayaan dengan berkumpul memakai topeng/kostum yang menyeramkan (tidak beda dengan yang dilakukan orang luar pada halloween). Mereka akan berkumpul di GS, bernyanyi dan menari-nari. Pada puncak acara mereka akan melakukan pelampiasan kepada Yesus Kristus dalam wujud gambarNya, yang diinjak2, sementara di bagian atas ruangan digantung simbol salib patah (broken cross).

Solstice

Hari raya ini mereka rayakan di bulan Desember seminggu sebelum Natal. Mereka menargetkan, sehari sebelum umat Kristiani merayakan Natal. Maka pada tanggal 24 Desember malamnya, lucifer akan meminta korban. Sehingga dengan begitu, umat Kristiani akan mengalami hari duka.

Equinox

Hari raya ini mereka rayakan setiap tanggal 13 Maret. Hari raya ini khusus diikuti oleh hanya 13 wanita dalam kelompok yang dinamakan Sisters of the Light, salah satu kelompok jabatan dalam struktur organisasi gereja setan. Sepertinya sisters of light adalah sekumpulan perempuan yang sudah menjadi istri lucifer.

Black Sabath (Misa Hitam)

Dalam upacara ritual khusus ini biasanya ada tumbal yang harus disediakan yakni korban bayi yang baru berumur 4 minggu. GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan intim didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah ,kecuali yang berkaitan dengan Tuhan.