Jumat, 21 Juni 2013

Untuk membentuk bibir yang menawan,
Ucapkan kata-kata kebaikan.

Untuk mendapatkan mata yang indah,
Carilah kebaikan pada setiap orang yang kamu jumpai.

Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing,
Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.

Untuk mendapatkan rambut yang indah,
Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.

Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah,
Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan,

Dan kamu tidak akan pernah berjalan sendirian,
Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain,
Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.
Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hatimu

Apabila kamu sudah melakukan semuanya itu,
Ingatlah senantiasa,
Jika suatu ketika kamu membutuhkan pertolongan,
Akan senantiasa ada tangan terulur
Dan dengan bertambahnya usiamu, kamu akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan,
Satu untuk menolong dirimu sendiri,
Dan satu lagi untuk menolong orang lain.

Kecantikan bukan terletak pada pakaian yang dikenakan,
Bukan pada bentuk tubuh, atau cara menyisir rambut.
Kecantikan teradapat pada mata, cara memandang dunia.
Karena dimatalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia,
Di mana cinta dapat berkembang

Kecantikan bukan pada kehalusan wajah.
Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwa,
Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan
Dan kecantikan itu tumbuh sepanjang waktu. 


~> Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui ? --> Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. // Mat 7:3,4.

Memang secara manusia, kita sangat lemah sekali dan sering sekali kita kurang KOREKSI DIRI, karena daging kita yang lemah selalu berdalih untuk pembelaan diri dan menyalahkan orang lain.

** Padahal hal-hal yang seperti ini dapat mengakibatkan kita jatuh dalam dosa. Karena Tuhan juga akan memakai ukuran yang kita pakai untuk mengukur orang lain.
~> "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. --> Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

~ Setiap kita hendaklah membersihkan dirinya sendiri terlebih dahulu (=Mengeluarkan balok di dalam matanya sendiri), baru membersihkan selumbar di mata orang lain.

~ Bila melihat saudara kita yang melakukan kesalahan, janganlah kita menghakiminya; Tetapi tegurlah dengan KASIH ->> Saling menasehati, lebih mudah diterima orang, lebih indah dan akan lebih berhasil.!! Dari pada menegurnya dengan keras ( =Menghakimi ), bukannya bersih malah membuat saudara kita sakit hati dan kepahitan. ( Akibatnya fatal.!! bisa membuat orang itu undur dari Tuhan ).

~ Ingat Tuhan juga akan membalas setiap perbuatan anak-anak-Nya.

~~ Mari.., setiap kita belajar untuk saling mengasihi ~~


~> Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan izinkan aku pergi dulu menguburkan ayahku.” ->> Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.” // Mat 8:21,22.

** Orang yang mau mengikut Tuhan Yesus, harus menjauhkan dirinya dari perkara-perkara dosa, yang dapat menyebabkan kematian Rohani, yaitu: Perseteruan, Iri hati, Mammon, Percideraan, roh pemecah, dan perbuatan dosa lainnya.
~> Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserahkaan disebut saja pun jangan diantara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. ->> Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono – KARENA HAL-HAL INI TIDAK PANTAS – tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. // Ef 5:3,4.

~> Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka, ->> SEBAB ITU JANGANLAH KAMU BERKAWAN DENGAN MEREKA. // Ef 5:6,7.

** Orang yang mau mengikut Tuhan Yesus, harus dapat menjadi terang, yaitu: Melakukan perkara-perkara yang hidup, yang sesuai dengan Firman Tuhan.
~> Memang dahulu kamu adalah kegelapan, TETAPI SEKARANG KAMU ADALAH TERANG DI DALAM TUHAN. SEBAB ITU HIDUPLAH SEBAGAI ANAK-ANAK TERANG. // Ef 5:8.

~> Karena terang hanya berbuahkan KEBAIKAN dan KEADILAN dan KEBENARAN, dan UJILAH APA YANG BERKENAN KEPADA TUHAN. // Ef 5:9,10.

~ Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. -> Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan. // 1Tes 5:21,22. ~

Haleluya… Haleluya……


Di suatu kota kecil hiduplah seorang pastor dan seorang sopir yang ugal-ugalan. Mereka hidup bertetangga, pekerjaan sehari-hari sang pastor adalah berkhotbah dan menginjil, sedangkan si sopir ugal-ugalan bekerja sebagai sopir bus.

Pada suatu saat, sang pastor naik bus yang dikendarai oleh si sopir ugal-ugalan menuju sebuah puncak gunung. Karena dikendarai secara ugal-ugalan, bus tersebut terjatuh ke sebuah jurang, sang pastor dan si sopir meninggal dunia.

Alkisah keduanya sampai di sorga, olah malaikat, mereka masing-masing diberi jatah sebuah rumah, sang pastor diberi sebuah rumah kecil, sedangkan si sopir diberi sebuah rumah yang sangat besar dan mewah.

Melihat hal tersebut sang pastor protes keras, sepanjang hidupku aku membawa banyak orang kepada Tuhan, sedang si sopir ini selalu berlaku ugal-ugalan, mengapa ia mendapat jatah rumah yang jauh lebih besar?

Lalu , terdengar suara jawaban dari atas, “Romo, ketika Romo berkhotbah, semua orang tertidur, tetapi ketika sopir ini mengemudi semua orang berdoa, jadi, sopir ini membawa lebih banyak orang kepada Tuhan.”

Andai Tuhan hanya melihat hasil, mungkin cerita di atas menjadi benar, tetapi, sesungguhnya Tuhan tidak melihat hasil, karena Tuhanlah yang berkuasa menentukan hasil yang akan di dapat.Tuhan melihat ketulusan hati dan ketaatan kita dalam melayani-Nya.

Ia melihat PROSES yang kita lakukan dalam melayani-Nya, bukan HASIL,karena Ia yang menentukan hasil dari proses yang kita lakukan.

Anonim:
Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah, manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati. (1 Samuel 16 : 7B)


~> Tidak seorag pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. ->> Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. TETAPI ANGGUR YANG BARU DI SIMPAN ORANG DALAM KANTONG YANG BARU PULA, DAN DENGAN DEMIKIAN TERPELIHARALAH KEDUA-DUANYA.” // Mat 9:16,17.

Artinya: Jangan merasa sayang kepada kehidupan yang lama, yang sia-sia.!! Buanglah hidup yang lama itu dan jadilah manusia baru yang telah diperbaharui oleh Kristus Yesus, Tuhan kita.

** Baju yang lama ( HIDUP LAMA ) harus dibuang, dan diganti dengan baju yang baru ( HIDUP BARU / LAHIR BARU ).
~> Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, IA ADALAH CIPTAAN BARU: YANG LAMA SUDAH BERLALU, sesungguhnya yang baru sudah datang. // 2Kor 5:17.

~> Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah MENANGGALKAN MANUSIA LAMA serta kelakuannya, ->> dan TELAH MENGENAKAN MANUSIA BARU yang terus di perbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya; // Kol 3:9,10.

Hidup yang lama harus dibuang.! Orang yang percaya Kristus, tetapi masih mengenakan baju yang lama, maka baju yang lama itu akan terkoyak, tercabik dan hancur.
Artinya:
Orang yang sudah percaya Kristus, harus mengenakan baju yang baru (Menjadi manusia baru dengan hidup yang baru); Karena jika orang yang percaya Kristus, masih mengenakan baju yang lama (masih belum lahir baru), maka secara daging ia pasti akan sakit (Karena baju yang lama itu terkoyak dan hancur.!!)

Percayalah.!! bersama Kristus (Baca Firman Tuhan dan Doa dengan pengurapan Roh Kudus) pasti ada perubahan..!
Haleluya... Haleluya............

~~~ Tuhan Yesus memberkati kita semua


~> Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena MEREKA LELAH DAN TERLANTAR SEPERTI DOMBA YANG TIDAK BERGEMBALA, // Mat 9:36.

Di zaman sekarang pun sangat banyak umat Tuhan seperti domba yang tidak bergembala, mereka termasuk jemaat GKKS (Gereja Keliling - Keliling Surabaya) dan GKKI (Gereja Keliling - Keliling Indonesia).

Di dalam hal-hal yang seperti ini memang banyak faktor–faktor penyebabnya, dan salah satunya adalah:
1) FAKTOR JEMAAT ->> TIDAK TAAT ->> Mereka tidak mau taat kepada pemimpin gereja dan mereka lebih menyukai apa yang mengenakan bagi telinga mereka.
~> Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan telinganya. ->> Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. // 2Tim 4:3,4.

~> Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu. // Ibr 13:17.

2) FAKTOR GEREJA ->> TIDAK MENGELUARKAN KAJ (Kartu Anggota Jemaat) ->> Pada umumnya adalah gereja-gereja modern yang sekarang banyak bermunculan di Mall-Mall / Hotel / Ruko / Rukan, dsb.
Gereja-gereja yang seperti ini pada umumnya tidak ada sistim penggembalaan.
Penggembalaan itu memang tidak mengenakan daging.!! Karena harus siap berkorban dengan memperhatikan makanan (Firman Tuhan) untuk domba-dombanya dan memperhatikan keadaan / kondisi domba-dombanya.

** Namun justeru inilah yang di utamakan dan di tekankan Tuhan Yesus kepada murid-Nya Simon; Sehingga Tuhan Yesus bertanya dan memberikan penegasan kepada Simon Petrus hingga 3 X.
~> Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini ?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “GEMBALAKANLAH DOMBA-DOMBA-KU.” // Yoh 21:15.

~> Kata Yesus pula kepadanya untuk KEDUA KALINYA: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku ?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi engkau.”
Kata Yesus kepadanya: “GEMBALAKANLAH DOMBA-DOMBA-KU.” // Yoh 21:16.

~> Kata Yesus kepadanya untuk KETIGA KALINYA: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku ?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku ?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “GEMBALAKANLAH DOMBA-DOMBA-KU.” // Yoh 21:17.

Umat Tuhan yang tidak menetap di satu gereja sama seperti: DOMBA MERANA, yaitu: DOMBA YANG TIDAK MEMPUNYAI GEMBALA ->> TIDAK TERPELIHARA.

** Pesan untuk Jemaat Tuhan -> Menetaplah dan jadilah anggota di satu gereja tertentu agar Rohanimu bertumbuh dan terpelihara dengan baik.!! Taatilah gembalamu, karena beliau adalah orang yang diurapi Tuhan.

** Pesan untuk Gembala Sidang -> Gembalakanlah domba-domba Tuhan.!
Perhatikanlah: makanan domba (=Firman Tuhan), kesehatan jasmaninya domba (Bentuk Tim Besuk untuk membesuk domba yang sakit) dan kesehatan Rohaninya domba (Bila ada domba yang absen / tidak beribadah 2 - 3 X harap di perhatikan lebih lagi) ->> Ingat, ini adalah kehendak Tuhan Yesus..!! Karena Tuhan Yesus tidak menghendaki domba-domba-Nya terlantar.!! ->> Bentuk tim yang solid untuk menuai jiwa-jiwa ( Mat 9:37,38 ).

Haleluya…. Haleluya……..
HMM : Orang yang terlalu Fokus kepeda masa lalu dan luka-lukanya, akan hidup berputar-putar seperti di padang gurun, fokuskan hidupmu kedepan, Tuhan buat sesuatu yang baru (yesaya 43 : 17-18)
kita tak pernah kalah karena mencintai seseorang…
kita selalu kalah karena tidak berterus terang…
-Barbara de Angelis-
ketika aku berpikir negatif pada seseorang…
tanpa sadar…
-aku telah menghakimi orang itu…
-menganggap aku lebih baik/sempurna(sombong)
(by jessie)
Semakin tua, semakin aku menyadari dampak dari sikapku terhadap diriku sendiri. Sikap, menurutku, lebih penting daripada fakta, lebih penting daripada masa lalu, daripada pendidikan, daripada uang, daripada lingkungan, daripada kegagalan, daripada keberhasilan, daripada apa yang orang lain pikirkan, katakan, atau lakukan. lebih penting daripada penampilan, hadiah, ataupun keterampilan. Sikaplah yang membangunan atau menghancurkan perusahaanm rumah ibadah, ataupun rumah. (Charles Swindoll)
Dan berikut ini adalah kumpulan kata kata bijak yang diambil dari forum kristen bagian kedua, Dipilih yang paling lengkap dan bagus kok!! Silahkan untuk dibaca dan dicerna untuk kehidupan kita.
So do not fear, for I am with you; do not be dismayed, for I am your God. I will strengthen you and help you; I will uphold you with my righteous right hand.
Isaiah 41:10
See everything; overlook a great deal; correct a little.
Pope John XXIII
He makes my feet like the feet of a deer; he enables me to stand on the heights.
Psalm 18:33
Kekristenan bukan sekedar tahu tentang Allah, tetapi Kekristenan adalah pengalaman bersama Allah…
jika perhatianmu tertuju kepada Tuhan, maka engkau akan peka saat mendengar suara-Nya… :afro:
setiap orang yang melepaskan hak-haknya di bumi karena KRISTUS, akan mendapatkan upah kekekalan di kerajaan surga..
baik buruknya keadaan kita tergantung kepada baik buruknya kesetiaan kita di dalam mengasihi Allah… :afro:
Keputusan-keputusan dibuat dalam waktu tertentu, tetapi pengembangan diri datang dari kedisiplinan sepanjang kurun waktu.
John C.Maxwell
If you don’t like what you are getting, look at what you are giving.
The level of your giving will be the level of your living.
Jeffrey R.
Keras hati adalah keras kepala yang memiliki tujuan.
Rich DeVos
Tidak ada kata menunda, tidak ada kata mundur, dan tidak ada kata menyesal.
Bill Bordon
Setiap pengalaman yang menakutkan Anda, akan menambah keberanian, kekuatan, dan keyakinan diri anda.
Eleanor Roosevelt.
Kemampuan untuk menerima tanggung jawab merupakan ukuran harkat seorang manusia.
Roy L.Smith
Ketika anda mau memuji Allah meskipun anda tidak merasa ingin melakukannya, ketika anda bangun untuk beribadah saat anda letih, atau ketika anda menolong orang lain saat anda lelah, anda mempersembahkan kurban penyembahan kepada Allah. Ini menyenangkan Allah.
Jangan biarkan siapapun mengatakan bahwa Anda tidak berharga.
Anda sungguh berharga di mana TUHAN yang mengasihi Anda..
Ya.. Anda adalah berkat bagi dunia!!
Tidak ada kehilangan yang begitu menghancurkan…selain dari kehilangan Hadirat Tuhan dan RohNya….
Jangan ambil RohMu daripadaku ya Tuhan..
Hangatkan hati seseorang hari ini
Tolong ingatlah bahwa kemana pun kamu pergi,
apa pun yang kamu lakukan,
kamu akan punya kesempatan untuk menyentuh atau merubah diri seseorang.
Cobalah lakukan hal itu dengan cara yang positif.
Teman adalah malaikat yang mengangkat kita ke atas kaki kita,
saat sayap kita bermasalah untuk mengingat bagaimana caranya terbang.
Ingatlah.. hidupmu masihlah panjang, n jangan berhenti hanya karna satu kegagalan.
Yang penting kita kita bisa mengatasi dan belajar dari kegagalan tersebut.
Enjoy Your Life, susah, senang gagal dan malu…
bukankan itu semua menyebabkan hidup kita menjadi lebih menarik ??
“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.
(Pengkhotbah 3:1)
perhatikan orang yang tidak bisa berenang
dan kecebur di sungai
ia melawan, tenggelam, mati, dan akhirnya mengapung
berhenti melawan,
dan hidup pun membiarkan Anda
mengapung damai di permukaan
Tuliskanlah segala keinginanmu dengan pensil di dalam kertas,
dan serahkanlah penghapusnya kepada Allah.
Biarkan Dia yang mengoreksinya.
I want to feel passion, I want to feel pain. I want to weep at the sound of your name. Come make me laugh, come make me cry… just make me feel alive.
~ Joey Lauren Adams
Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya
~ Johann Wolfgang von Goethe
kamu tau ga sih kalo manusia itu lemah
dan Tuhan itu kuat laksana gunung batu
kamu tau ga kalo manusia hidup harus memilih
dan Tuhan ga akan pernah memaksa kita untuk memilih kemauan Dia
kamu tau ga kalo manusia sering berbuat salah atas pilihannya
dan Tuhan ga akan pernah mengungkit kesalahan itu
kamu tau ga kalo manusia itu selalu melihat apa yang ada di mata mereka
sedang Tuhan melihat jauh ke dalam hati kita
apa yang dilakukan oleh kita di masa lalu sangat berpengaruh untuk masa depan…
jadi jangan pernah melakukan sesuatu yang tidak benar2 berguna atau kamu akan benar2 menyesalinya…
——–bisikan hati yang sedang gundah gulana———–
Ribka yang kreatif dan menarik dalam hal kata2
kehidupan bknlah masalah utk diselesaikan, melainkan karunia utk dinikmati
inilah hari yg dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak n bersukacita krnnya! ( maz 118:24 )
kebahagiaan setiap negara bergantung pd rakyatnya, bkn pd bentuk pemerintahannya
berbahagialah bangsa yg Allah-nya ialah Tuhan! ( maz 144:15 )
berhati2lah dgn pikiran anda : itu bisa menjd kata2 kpn aja
hati org bijak menuntun mulutnya.. ( amsal 16:23 )
Tuhan ga pernh bertanya ttg kemampuan kita atau ketdk mampuan kita — kesediaan kita
lalu aku mendgr suara Tuhan berkata : ‘siapakah yg akan Kuutus, n siapakah yg mau pergi utk aku?
maka sahutku : inilah aku, utuslah aku!” ( Yesaya 6:8 )

Kamis, 20 Juni 2013



Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… ayah anak“Ayah, ayah” kata sang anak…

“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…

aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …

aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…

aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…

“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.

” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”

” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”

” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”

” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”

” Nah, akhirnya kau mengerti”

” Mengerti apa? aku tidak mengerti”

” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”

” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”

” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”

” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”

Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.

"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota." (Amsal 16:32).
       PAHLAWAN adalah sosok yang dihargai karena jasanya membela negara. Pada masa pra kemerdekaan, Indonesia memiliki banyak pahlawan nasional. Beberapa di antaranya ialah pahlawan Diponegoro, Imam Bonjol, Raden Patah, Patimura, Teuku Umar, Cut Nya Dien, dan seterusnya. Kiprah mereka diabadikan dalam buku-buku sejarah. Wajah mereka terpampang dalam perangko atau uang kertas. Nama mereka pun diabadikan menjad nama jalan protokol di setiap kota besar.
       Setelah Indonesia merdeka, kriteria kepahlawanan tidak terbatas hanya pada mereka yang memiliki keberanian mengangkat senjata saja. Para guru yang berjuang mencerdaskan anak bangsa diberi julukan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Begitu pula kontingen olahraga yang memenangkan kejuaraan internasional, mereka disetarakan dengan pahlawan yang berjaya di medan perang. Para atlet yang sukses memenangkan pertandingan baik di luar maupun di dalam negeri, diarak keliling kota dan dielu-elukan oleh masyarakat. Bukan itu saja, mereka pun ditaburi pujian dan dimanjakan dengan pelbagai bonus.
       Salomo, anak Daud, adalah seorang raja yang berhikmat. Hikmatnya nyata dari Amsal 16:32 yang berbunyi demikian, "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota!" Apakah maksud dari ayat tersebut? Supaya kita dapat mengerti maksud ayat di atas, kita perlu terlebih dulu mengetahui latar belakang kehidupan masyarakat Israel pada masa itu. Menurut catatan sejarah dan didasari penelitian antropologis para ahli mengetahui bahwa kota-kota pada zaman dahulu dikelilingi dengan benteng yang kokoh. Benteng itu dimaksudkan sebagai tameng untuk mempertahankan diri dari serangan musuh. Oleh karena ada benteng yang kuat melingkari kota, maka musuh hendak merebut kota memerlukan prajurit yang memiliki stamina tinggi, strategi perang yang jitu, senjata yang canggih dan kesabaran menanti penghuni kota lengah. Semua itu diperlukan agar pasukan penyerbu dapat mengepung, menyusup, dan menyerangnya. Jika mereka berhasil, niscaya panglima perangnya akan disambut sebagai pahlawan.
       Setelah mengetahui latar belakang kehidupan pada masa penulisan ayat tersebut, maka kita dapat menemukan sebuah pelajaran berharga dari pandangan raja Salomo. Melalui ayat di atas, Salomo selaku raja yang penuh hikmat itu menyatakan bahwa keunggulan manusia bukan terletak pada kekuatan fisiknya melainkan pada penguasaan diri. Keunggulan seorang pahlawan bukan terletak pada kemahiran menggunakan senjata atau keberanian dalam menyerang musuh, melainkan pada kesabaran menantikan waktu yang tepat untuk memberikan perlawanan dan memenangkan pertempuran.
       Kesabaran senantiasa berkaitan dengan waktu. Orang yang sabar dapat membuktikan bahwa dirinya mampu menunggu waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang penting pada waktu yang tepat. Homer dalam karyanya yang masyhur bercerita tentang kemenangan tentara Yunani yang merebut kota Troya dengan menggunakan sebuah kuda kayu berukuran besar. Kuda kayu itu ditaruh di depan pintu gerbang kota. Penduduk yang berkerumun dan tertarik pada kuda kayu tersebut beramai-ramai menghelanya masuk ke dalam kota. Pada malam harinya sejumlah prajurit yang ternyata bersembunyi dalam kuda kayu itu keluar. Mereka membuka pintu gerbang kota, sehingga pasukan Yunani yang ada di luar benteng kota dapat menyerbu masuk ke dalam kota Troya. Begitulah cerita sukses tentara Yunani! Kesabaran mereka menunggu tibanya malam dan dalam ruang persembunyian yang pengap, menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam merebut kota Troya.
Trojan horse.jpg Lukisan kuda troya yang diambil dari buku Mitologi Yunani ILIAS, karja Menelaos dan Yannis Stephanides terbitan Grafiti 1992.
       Apakah seorang yang tidak mampu menguasai diri dapat menjadi pengayom masyarakat? Kemungkinannya sangat kecil, bahkan hampir mustahil. Menguasai diri berkaitan dengan upaya menahan keinginan dan hawa nafsu angkara murka. Kata orang,vmenguasai diri lebih sukar daripada menjinakkan binatang dan buas. Orang yang menguasai diri mengetahui batas kemampuan dan kelemahan lawan, sehingga bertindak pada waktu yang tepat. Sebaliknya, tidak mampu menguasai diri akan membuat emosi meledak lewat kata-kata dan tindakan yang tak terkendali. Dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal istilah "Besar pasak daripada tiang!" Peribahasa tersebut digunakan untuk menunjuk orang yang tidak mampu menguasai diri di bidang ekonomi. Bila seseorang tidak mampu mengekang nafsu membelanjakan sehingga pengeluarannya lebih besar daripada pendapatan maka kondisi keuangannya disebut besar pasak daripada tiang.
       Pada masa yang sulit dan serba tidak pasti ini, banyak orang sabar menanti karya Tuhan, sehingga mencari pertolongan, entah kepada kuasa gaib, kuasa uang, kekuatan fisik, kuasa tahta atau pikiran manusia yang terlepas dari hikmat Allah. Yakun tidak sabar menanti pertolongan Tuhan untuk memperoleh berkat Ishak, sehingga dengan tipu muslihatnya mengelabui Esau, memperoleh berkat dari Ishak. Akibatnya, terjadi perpisahan antara orang tua dan anak, serta putusnya ikatan persaudaraan yang berlanjut dengan permusuhan.
       Sebagian anggota masyarakat Indonesia pada dewasa ini tak mampu menguasai diri, sehingga dengan gampang terprovokasi oleh isu murahan. Upaya memulihkan keadaan dari keterpurukan yang terjadi akibat salah urus pada masal lalu dihadapi dengan sukap kurang sabar. Tindakan main hakim sendiri berupa membantai tersangka pencuri yang tertangkap basah adalah wujud kekurangsabaran menanti proses hukum yang seharusnya ditempuh. Kendati menindak kejahatan itu pada dasarnya baik dan mulia, namun tindakan main hakim sendiri menunjukkan ketidakmampuan mengendalikan diri. Dengan demikian tindakan itu telah melecehkan wibawa hukum, aparat keamanan dan lembaga keadilan. Kenyataan ini harus cepat diatasi, jika tidak maka bukan mustahil pada suatu saat nanti, para anggota keluarga korban yang tak mampu menguasai diri akan mengadakan perhitungan dengan melampiaskan dendam pembalasan mereka.
       Orang yang tak mampu menguasai diri dalam masalah ambisi akan menggunakan cara-cara licik menyingkirkan para pesaingnya supaya dapat merebut jabatan dan bertindak sebagai penguasa. Para pemimpin bangsa yang tidak sabar, tetapi menggunakan pelbagai cara, tak terkecuali cara yang salah untuk memperkuat posisinya, akan berakibat buruk. Dalam sejarah nasional kita mengenal seorang tokoh bernama Ken Arok yang tidak sabar menunggu waktu sampai dirinya dapat naik tahta secara wajar. Maka ia menggunakan cara licik untuk merebut tahta Tunggul Ametung. Dapatkah Ken Arok disebut sebagai pahlawan? Dari tindak-tanduknya yang keji, ia sama sekali tidak layak disebut sebagai pahlawan! Sebutan apakah yang paling tepat untuk diberikan kepadanya? Agaknya, Ken Arok lebih pantas disebut sebagai "pengkhianat". Oleh karena itu, selaku umat beriman kita tidak boleh mencontoh perilakunya. Sebaliknya, kita dianjurkan untuk sabar dan menguasai diri dalam setiap keadaan. Rasul Paulus dalam Galatia 5:22 menyebutkan bahwa penguasaan diri merupakan salah satu dari buah karya Roh Kudus dalam kehidupan umat beriman.
       Kesabaran dan penguasaan diri adalah cara yang paling tepat untuk menanti pemulihan dan perbaikan dari kondisi krisis yang terjadi di Indonesia. Bila kita sabar dan mampu menguasai diri, niscaya kita tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan dalam langkah mewujudkan hal-hal yang baik bagi negeri kita. Untuk keperluan itu, kita sebagai umat beriman hendaknya tekun mendoakan para pemimpin kita dalam upaya memikul tanggung jawab demi kesejahteraan bangsa kita. Para pemimpin bangsa dan seluruh rakyat Indonesia membutuhkan kesabaran dalam proses perbaikan di bidang ekonomi, sosial, dan politik. Bila tidak, maka situasi akan tambah parah. Dalam hal ini kita semua perlu memperhatikan hikmat Salomo dan belajar untuk menerapkannya pada setiap aspek kehidupan ini!
Kata Kata Mutiara Rohani
Kebijaksanaan adalah tidak menyesali apa yang tidak dimiliki:
Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku. (Yohanes 12:50)
Satu-satunya cara untuk mendapat sahabat ialah dengan menjadi sahabat.(Ralph Waldo Emerson)
Yesus berkata pula kepada mereka: 'Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.' (Markus 7:9)
Seseorang dihargai bukan karena memiliki otak tetapi karena menggunakannya
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.(Yoh 15:14)
Jika kehidupan anda terlihat kelabu, mungkin jendela hati anda perlu dibersihkan
Hatiku mengikuti firman-Mu: 'Carilah wajah-Ku'; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN. (Mazmur 27:8 )
Satu-satunya yang diterima oleh seseorang yang hanya menunggu adalah usia tua
Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.(Matius 28:20)
Saya tidak bisa memberikan resep untuk sukses. Tetapi saya bisa memberi resep untuk gagal.(Herbert Bayard Swope)
Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48)

Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya.(Jean Paul Richter)
Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu. (Mazmur 119:73)

Kata-kata yang baik bisa singkat dan mudah diucapkan, tetapi gemanya sungguh tiada batas.(Mother Teresa)
Engkau dekat, ya TUHAN, dan segala perintah-Mu adalah benar.(Mazmur 119:151)
Jangan hakimi orang lain sebelum kita mencoba berada di posisinya
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.(Wahyu 2:7)
Lebih mudah mengusulkan sesuatu daripada melakukannya sendiri
Jangan melampaui yang ada tertulis, supaya jangan ada diantara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu daripada yang lain.(1Kor 4:6)
Kebaikan hati adalah ketidak mampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain merasa gelisah; ketidakmampuan untuk tetap merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman; ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah.(Samuel H. Holdenson)